
Lenangneros.home.blog | Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, SH, M.Hum yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Matim Ir. Boni Hasudungan secara resmi meluncurkan kerja sama Badan Pelayanan Jaminan Kesehatan (BPJS) Kesehatan dengan Unit Pelayanan Tingkat Daerah (UPTD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Borong.
Peresmian kerja sama ini dilaksanakan di lantai dua gedung rawat jalan RSUD Borong, yang berada di Lehong pada Kamis (9/12/21).
Bupati Matim Agas Andreas, SH, M.Hum dalam sambutannya yang disampaikan oleh Sekda Matim menyampaikan bahwa rumah sakit sebagai unit pelayanan publik yang menuntut para pelayan kesehatan untuk lebih proaktif dan mengutamakan kepuasan pasien demi terjaminnya pelayanan kesehatan untuk penduduk masyarakat Manggarai Timur.
Selama ini pelayanan kesehatan masyarakat Manggarai Timur dilakukan dimasing-masing puskesmas yang tersebar di beberapa wilayah kecamatan. Sedangkan untuk pelayanan lanjutan dilakukan di rumah sakit rujukan lain seperti RSUD Bajawa, RSUD Ben Mboi dan rumah sakit Siloam Labuan Bajo, demikian disampaikan Sekda Boni.

“Selama ini UPTD RSUD Borong belum bekerja sama dengan pihak BPJS kesehatan. Hal ini kemudian yang menyebabkan masyarakat sebagai peserta BPJS Kesehatan dan membutuhkan perawatan kesehatan lanjutan kemudian dirujuk ke beberapa RS di kabupaten tetangga.”
Mengingat kebutuhan masyarakat, Pemda Matim dalam hal ini manajemen RSUD Borong, Dinas Kesehatan Matim dan DPRD Matim berusaha mewujudkan komitmen untuk menyediakan fasilitas pelayanan rujukan, diantaranya ketersediaan dokter spesialis. Ketersediaan dokter sepesialis merupakan syarat mutlak untuk dapat bekerja sama dengan pihak BPJS Kesehatan.
“Seperti yang kita ketahui bersama, izin operasional RSUD Borong terbit pada bulan Juli 2020. Sedangkan perawatan pasien pertama kali mulai dilaksanakan pada bulan Agustus 2020. Menjadi tantangan tersendiri bagi Pemda agar pasien dari Matim tidak perlu dirujuk lagi ke RS Kabupaten tetangga. Karena itu pada kesempatan ini saya mewakili pemda dan masyarakat Matim mengucapkan terima kasih kepada dokter spesialis yang sudah hadir dan berkerja di RSUD Borong.”
Sekda Manggarai Timur menjelaskan bahwa, Pemda masih akan mengupayakan hadirnya beberapa dokter spesialis lain di RSUD Borong, diantaranya dokter sepesialis penyakit dalam dan dokter sepesialis anak. Selain itu juga akan dibangun gedung tambahan RSUD Borong secara perlahan-lahan.
RSUD Borong sudah memberikan pelayanan paripurna baik rawat inap, rawat jalan dan unit gawat darurat.
Direktur RSUD Borong dr. Emilia Yori Dorsi, pada kesempatan ini juga mengatakan bahwa kerja sama RSUD Borong bersama BPJS Kesehatan sudah melalui berbagai tahapan dan proses meskipun ada sejumlah kendala yang dihadapi pihak RSUD di tengah pandemi.
dr. Yori juga mengharapkan kritik, saran dan masukan dari semua pihak terhadap pelayanan yang diberikan oleh RSUD Borong, sehingga pihak RSUD dapat memperbaiki layanan dan memberikan yang terbaik.
Pimpinan BPJS Kabupaten Manggarai Timur, Mariani Vianey Sebatu, dalam kesempatan itu, menyampaikan selamat kepada Pemda Manggarai Timur atas berdirinya RSUD Borong

“Masih ada beberapa poin komitmen yang harus dipenuhi oleh RSUD Borong dalam kerjasama ini, diantaranya masih dibutuhkan 2 dokter spesialis yakni spesialis anak dan penyakit dalam. Selain itu saat ini RSUD Borong juga belum memiliki sistem informasi manajemen rumah sakit, Ini penting diadakan untuk efektifitas perekaman data sehingga bisa terkoneksi dengan sistem dari BPJS kesehatan. Selain itu ketersediaan jaringan internet yang bagus, harus ada ketersedian kamar bersalin, ruangan penanggulangan kebakaran, sistem tata udara dan ruangan pemulasaraan jenazah juga perlu disediakan di RSUD Borong.”
Selain komiten tersebut, kata Mariani, pihaknya berharap Pemda Manggarai Timur dapat menambah jumlah peserta BPJS Kesehatan atau JKN-KIS; berdasarkan data pihak BPJS masih ada sekitar 53.395 masyarakat Matim yang belum memiliki kartu BPJS.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Tim dari Perwakilan BPKP Provinsi NTT; Al Buchori dan Ignatius Pindha, Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur Mariani Vianey Sebatu, Sekretaris Dinas Kesehatan Matim Pranata Kristiani Agas, Direktur RSUD Borong dr. Emilia H.Y. Dorsi, para dr. spesialis, para bidan dan perawat yang bekerja di RSUD Borong.
(ProkopimMatim)






















